
Harga : Rp 20.000,-/set=2 jilid
Ukuran : 13.5 x 20 cm
Ukuran : 13.5 x 20 cm
Tebal : I (360 hal); II (440 hal)
Terbit : Agustus 1992
Soft Cover
Menurut tradisi, setiap tahun putri-putri keluarga Manchu dipanggil ke Istana Kaisar untuk diteliti oleh Ibu Suri. Yang dipilih hanya sedikit, dan mereka yang beruntung diangkat menjadi selir-selir sang Putra Langit. Mereka akan tinggal di dalam Kota Terlarang dan hidup dalam kemewahan, namun kesepian.
Tzu Hsi gadis yang tidak saja cantik, namun juga cerdik dan ambisius. Ia bertekad menjadi selir favorit, bahkan Ratu, bagi Kaisar, meskipun itu akan berarti mengorbankan laki-laki yang dicintainya dan mengabdi kepada seorang Kaisar yang banyak tingkah dan sakit-sakitan.
Di tengah kancah intrik istana, kecemburuan orang-orang kasim dan selir yang kurang favorit, bahaya pembunuhan terhadap dirinya maupun putranya, Tzu Hsi berhasil menjadi Kaisar wanita Cina yang terbesar. Namun, walaupun bijaksana dan penuh bakat dalam banyak hal, Tzu Hsi tidak pernah bersedia mengakui bahwa pengaruh negara-negara Barat semakin besar. Baru ketika keresahan pecah menjadi pemberontakan kaum Boxer yang mengerikan, ia bersedia berkompromi dengan realitas dunia modern.
ISBN : 979-22-2819-5; 40207022
Ukuran : 13.5 x 20 cm
Ukuran : 13.5 x 20 cm
Tebal : I (360 hal); II (440 hal)
Terbit : Agustus 1992
Soft Cover
Menurut tradisi, setiap tahun putri-putri keluarga Manchu dipanggil ke Istana Kaisar untuk diteliti oleh Ibu Suri. Yang dipilih hanya sedikit, dan mereka yang beruntung diangkat menjadi selir-selir sang Putra Langit. Mereka akan tinggal di dalam Kota Terlarang dan hidup dalam kemewahan, namun kesepian.
Tzu Hsi gadis yang tidak saja cantik, namun juga cerdik dan ambisius. Ia bertekad menjadi selir favorit, bahkan Ratu, bagi Kaisar, meskipun itu akan berarti mengorbankan laki-laki yang dicintainya dan mengabdi kepada seorang Kaisar yang banyak tingkah dan sakit-sakitan.
Di tengah kancah intrik istana, kecemburuan orang-orang kasim dan selir yang kurang favorit, bahaya pembunuhan terhadap dirinya maupun putranya, Tzu Hsi berhasil menjadi Kaisar wanita Cina yang terbesar. Namun, walaupun bijaksana dan penuh bakat dalam banyak hal, Tzu Hsi tidak pernah bersedia mengakui bahwa pengaruh negara-negara Barat semakin besar. Baru ketika keresahan pecah menjadi pemberontakan kaum Boxer yang mengerikan, ia bersedia berkompromi dengan realitas dunia modern.
ISBN : 979-22-2819-5; 40207022
Kategori:
Fiksi dan Sastra / Roman / Novel Terjemahan
Fiksi dan Sastra / Roman / Novel Terjemahan
No comments:
Post a Comment